Doa ini bisa dibaca setelah proses penguburan selesai, saat orang-orang yang mengantar jenazah masih berada di dekat kubur. Momen ini adalah waktu yang tepat untuk memanjatkan permohonan tulus bagi almarhum. Kehadiran para pengantar di sisi kubur setelah penguburan selesai menunjukkan kepedulian yang mendalam dan harapan agar almarhum diberikan ketenangan serta kemudahan dalam menghadapi fase awal di alam barzakh, sebuah bentuk dukungan spiritual yang terakhir.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan saat penguburan selesai adalah “Ya Allah, teguhkanlah dia saat pertanyaan [malaikat].” Doa ini memohon agar Allah memberikan keteguhan kepada jenazah ketika malaikat Munkar dan Nakir datang menanyai di alam kubur. Ini adalah momen krusial bagi setiap jiwa, dan doa dari yang hidup menjadi bekal yang sangat berharga.
Selain itu, doa ” Allahumma tsabbit ‘indal-masa’alah” (Ya Allah, teguhkanlah dia saat pertanyaan) sering dibaca untuk jenazah laki-laki, atau ” Allahumma tsabbit ha ‘indal-masa’alah” untuk jenazah perempuan. Kedua doa ini adalah bentuk permohonan agar almarhum/almarhumah dapat menjawab pertanyaan malaikat dengan benar dan lancar, menunjukkan bahwa ikatan spiritual tidak terputus dengan kematian.
Mengapa doa ini dianjurkan dibaca setelah penguburan selesai? Karena pada saat itulah jenazah mulai menghadapi alam kuburnya secara mandiri. Para pengantar yang masih berada di dekat kubur dapat memanjatkan doa bersama-sama, menciptakan atmosfer khusyuk yang diharapkan dapat meringankan beban almarhum dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT.
Momen setelah penguburan selesai juga menjadi waktu refleksi bagi yang hidup. Setelah melihat jasad dimasukkan ke liang lahat, kesadaran akan kematian dan akhirat menjadi lebih kuat. Doa yang dipanjatkan tidak hanya untuk almarhum, tetapi juga menjadi pengingat bagi diri sendiri untuk senantiasa mempersiapkan bekal amal saleh selagi masih ada waktu di dunia ini.
Kehadiran dan partisipasi dalam prosesi penguburan, hingga penguburan selesai dan dilanjutkan dengan doa, menunjukkan solidaritas umat Muslim. Ini adalah wujud nyata ukhuwah Islamiyah, di mana komunitas saling mendukung dalam suka maupun duka. Dukungan ini memberikan kekuatan bagi keluarga yang berduka dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.
Doa yang dipanjatkan setelah penguburan selesai adalah bagian dari Sunnah Rasulullah SAW. Beliau sendiri menganjurkan untuk mendoakan jenazah setelah penguburan. Hal ini menegaskan bahwa setiap langkah dalam pengurusan jenazah, termasuk doa terakhir di sisi kubur, memiliki tuntunan dan makna yang mendalam dalam ajaran Islam.