Pramono naikkan dana operasional Dasawisma menjadi Rp750 ribu per bulan, sebuah kebijakan yang disambut baik oleh ribuan kader di seluruh wilayah. Keputusan ini menunjukkan komitmen Gubernur terhadap penguatan peran Dasawisma sebagai garda terdepan dalam pembangunan komunitas. Pramono naikkan dukungan finansial ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja para kader dalam melayani masyarakat dan mendorong partisipasi lebih aktif.
Dasawisma, atau Kelompok Dasa Wisma, adalah pilar penting dalam struktur Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Para kadernya bekerja secara sukarela, mendata keluarga, mengedukasi masyarakat tentang kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan. Dengan Pramono naikkan dana operasional, diharapkan semangat dan motivasi mereka untuk terus berkontribusi pada pembangunan wilayah akan semakin meningkat.
Sebelumnya, dana operasional Dasawisma seringkali menjadi sorotan karena dianggap terlalu kecil dan tidak sebanding dengan beban kerja mereka. Dengan Pramono naikkan jumlahnya menjadi Rp750 ribu per bulan, diharapkan kader dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugas, seperti pengadaan alat tulis, biaya transportasi, atau kebutuhan lain yang mendukung kegiatan mereka.
Peningkatan dana operasional ini juga merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi terhadap dedikasi kader Dasawisma. Mereka adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami masalah di tingkat akar rumput, dan menjadi jembatan antara pemerintah dan warga. Pramono naikkan dana ini adalah investasi strategis untuk pelayanan publik yang lebih baik.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja Dasawisma, tetapi juga pada kesejahteraan kader itu sendiri. Meskipun bekerja secara sukarela, dana operasional yang memadai dapat membantu meringankan beban pribadi mereka, dan ini adalah bentuk penghargaan yang nyata dari pemerintah daerah.
Langkah Gubernur Pramono ini patut dicontoh oleh daerah lain. Penguatan Dasawisma merupakan salah satu kunci keberhasilan program-program pemerintah di tingkat lokal. Dengan dukungan finansial yang lebih baik, Dasawisma dapat menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.
Selain peningkatan dana, pemerintah juga diharapkan terus memberikan pelatihan dan bimbingan kepada kader Dasawisma. Peningkatan kapasitas akan membuat mereka lebih profesional dan kompeten dalam menjalankan tugas-tugas yang semakin kompleks di era modern ini.