Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di wilayah Bogor, di mana seorang sopir pikap dibegal oleh pelaku yang nekat menodongkan pistol. Insiden sopir pikap dibegal yang terjadi di tengah malam ini membuat korban trauma dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengemudi lainnya. Pihak kepolisian Resor Bogor telah menerima laporan terkait sopir pikap dibegal ini dan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku bersenjata tersebut. Berikut informasi selengkapnya mengenai kejadian mencekam ini.
Kronologi Sopir Pikap Dibegal Saat Melintas di Jalan Sepi Bogor
Menurut laporan yang diterima dari Polsek Cibinong, Polres Bogor, pada hari Rabu, 23 April 2025, sekitar pukul 01.30 WIB, seorang sopir bernama Rahmat (38 tahun) menjadi korban saat melintas di Jalan Raya Bogor-Jakarta, tepatnya di kawasan Cibinong. Korban yang sedang mengangkut barang dagangan tiba-tiba dipepet oleh dua orang pengendara sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian menodongkan pistol ke arah korban dan memaksa korban untuk menyerahkan kendaraan pikap beserta barang muatannya. Karena nyawanya terancam, insiden pembegalan tersebut tidak berani melawan dan terpaksa menyerahkan kendaraannya.
Pelaku Todongkan Pistol dan Langsung Kabur Bawa Pikap Korban
Setelah berhasil merampas mobil pikap dan barang muatannya, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Jakarta. Sopir yang mengalami trauma kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibinong. Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi yang mungkin melihat kejadian sopir pikap dibegal ini.
Polres Bogor Buru Pelaku Begal Bersenjata yang Sasar Sopir Pikap
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor, AKBP Iman Imanuddin, SIK, MH, saat dikonfirmasi mengenai kasus sopir pikap dibegal ini menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengejaran terhadap pelaku begal bersenjata tersebut. “Kami sangat serius menangani kasus sopir pikap dibegal ini, apalagi pelaku menggunakan senjata api. Tim Reskrim Polres Bogor telah bergerak untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengemudi, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalan-jalan sepi pada malam hari,” tegas AKBP Iman Imanuddin. Pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan tindak kriminalitas.