Kabar duka menyelimuti Stasiun Surabaya Gubeng pada Kamis sore, 10 April 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang lansia tewas seketika setelah tertabrak kereta api (KA) saat mencoba menyeberangi jalur rel di area stasiun. Insiden tragis ini terjadi diduga akibat kelalaian korban yang tidak memperhatikan kondisi sekitar saat hendak melintas. Lansia tewas tersebut diketahui bernama Kakek Sudirman (70 tahun), warga Surabaya.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Kakek Sudirman terlihat terburu-buru saat hendak menyeberangi jalur rel. Meskipun sudah ada peringatan dan palang pintu perlintasan sedang dalam proses menutup, korban tetap nekat melintas. Nahas, pada saat bersamaan, melaju Kereta Api Logawa relasi Jember-Purwokerto dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban. Akibat benturan keras tersebut, lansia tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di sekujur tubuh.
Petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya dan pihak kepolisian dari Polsek Gubeng segera tiba di lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah lansia tewas tersebut ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum et repertum. Akibat kejadian ini, perjalanan beberapa kereta api sempat mengalami keterlambatan.
Kapolsek Gubeng, Kompol Arema Putra, S.H., M.H., saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian, выражая rasa duka cita atas meninggalnya lansia tewas tersebut. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, kuat dugaan korban kurang berhati-hati saat menyeberangi rel. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu serta peringatan yang ada di area stasiun maupun perlintasan kereta api demi keselamatan bersama,” tegas Kompol Arema Putra. Informasi mengenai aturan keselamatan di area stasiun dan perlintasan kereta api dapat ditemukan di website resmi PT KAI.
Pihak PT KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan imbauan serupa kepada masyarakat agar tidak nekat melintas jalur rel sembarangan dan selalu mengutamakan keselamatan. Insiden lansia tewas ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan di area perkeretaapian untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari. Pihak keluarga korban telah dihubungi dan tampak sangat terpukul atas kejadian tragis ini.